KATAMEDIA, KUKAR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan pendataan warga terdampak kebakaran di Jalan A.M. Alimuddin, RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan jenis bantuan sesuai kondisi masing-masing korban.
Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti mengatakan, berdasarkan data terbaru dari pihak kecamatan, terdapat sekitar 151 jiwa atau 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Namun, pendataan masih akan diperinci, termasuk berdasarkan usia dan kondisi khusus setiap anggota keluarga. Menurut Rinda, data tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan umum, tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan korban.
“Makanya saya bilang sama Bu Camat dan Pak Lurah, kita ingin lebih detail jenis dan kriteria korbannya. Termasuk usianya,” kata Rinda, Rabu (7/10/2026).
Ia mencontohkan, anak-anak usia sekolah yang terdampak dapat diusulkan mendapat bantuan perlengkapan pendidikan, seperti seragam dan sepatu. Sementara kebutuhan lainnya dapat disesuaikan dengan kondisi korban, seperti bantuan untuk lansia maupun kebutuhan khusus lainnya.
Untuk kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah, Dinsos Kukar akan berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Kalimantan Timur.
Rinda mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan karena selama ini kebutuhan bantuan yang tidak dapat dipenuhi daerah juga dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi.
“Nah kalau seragam itu makanya hari ini kami koordinasikan dengan provinsi. Nanti kami bermohon bisa dari provinsi bantuannya,” ujarnya.
Sementara pendataan juga dilakukan untuk menentukan kebutuhan bantuan lainnya, termasuk sembako. Bantuan akan diberikan dalam bentuk barang, bukan uang tunai, dengan memanfaatkan stok yang tersedia di gudang Dinsos Kukar.
Di sisi lain, Dinsos bersama Tagana dan BPBD Kukar juga menyiapkan dapur umum yang telah beroperasi sejak malam pascakebakaran untuk memenuhi kebutuhan makan korban.
Rinda menyebut sekitar 10 personel Dinsos dan Tagana disiapkan untuk mengelola dapur umum. Petugas akan bekerja secara bergantian untuk menjaga pelayanan tetap berjalan selama beberapa hari ke depan.
“Kita akan terus berkoordinasi. Selama ini juga kayak gitu, kalau kami kekurangan nanti bantuannya dari Dinsos Provinsi,” ungkapnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).









