Katamedia.co, SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memberikan sinyal akan menggelar tradisi open house Idulfitri di rumah jabatan gubernur, Lamin Etam. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Tradisi open house selama Idulfitri biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah. Selain bersilaturahmi dan saling memaafkan, momen tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
Sinyal pelaksanaan open house ini muncul dari interaksi Gubernur dengan masyarakat di media sosial. Seorang warganet melalui akun Instagram @aditya_pratama342 menanyakan secara langsung mengenai kemungkinan digelarnya kegiatan tersebut.
“Ulun mau bertanya sebagai masyarakat apakah pa gubernur mengadakan acara open house di lamin etam besok. masyarakat pingin silaturahmi sama pa gubernur,” ujar warganet tersebut.
Menanggapi pertanyaan itu, Gubernur melalui akun Instagram resminya yang telah terverifikasi, @h.rudymasud, memberikan jawaban singkat.
“@aditya_pratama342 insyaAllah 🙏”.
Sebelum menerima masyarakat di Lamin Etam, Gubernur dijadwalkan akan melaksanakan salat Idulfitri bersama masyarakat di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center.
Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinan Setda Kaltim, Husen Labib, menyampaikan bahwa agenda tersebut masih bersifat rencana.
“Kalo engga ada halangan di Islamic, Mas,” ungkap Husen Labib saat dikonfirmasi mengenai jadwal hari pertama Gubernur.
Rencana open house ini juga dipandang memiliki makna penting di tengah dinamika yang sempat berkembang di masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, publik Kalimantan Timur ramai memperbincangkan polemik pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar yang menuai berbagai tanggapan di media sosial.
Meski kendaraan tersebut dikabarkan telah dikembalikan, perbincangan publik masih terus bergulir. Karena itu, open house Idulfitri dinilai dapat menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana yang lebih hangat dan penuh kekeluargaan.





