Katamedia.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Gratispol Pendidikan secara selaras bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Penegasan ini disampaikan dalam pertemuan resmi yang digelar di Samarinda, Senin (26/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Kaltim dan ITK sepakat bahwa tidak terdapat persoalan mendasar dalam pelaksanaan Program Gratispol Pendidikan, termasuk terkait mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi. Kedua belah pihak menilai isu yang sempat berkembang merupakan dampak dari miskomunikasi administratif yang kini telah diselesaikan melalui jalur resmi.
Pemprov Kaltim menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan ITK selama ini berjalan dengan baik. Sejumlah kendala administratif yang muncul telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku, sehingga tidak menghambat keberlanjutan program pendidikan gratis tersebut.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemprov Kaltim dan ITK menyepakati solusi bagi mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir dalam Program Gratispol Pendidikan. Penanganan terhadap mahasiswa tersebut akan dilaksanakan secara bersama oleh Pemprov Kaltim dan ITK, dengan tetap mengacu pada ketentuan akademik serta mekanisme internal kampus.
Pemprov Kaltim dan ITK juga berkomitmen memastikan seluruh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi kerja sama konstruktif dari pihak ITK dalam menjaga sinergi antara dunia pendidikan dan kebijakan pembangunan daerah. Kolaborasi ini diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur yang berdaya saing tinggi dan berintegritas.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran Biro Kesejahteraan Rakyat dan Tim Pengelola Pendidikan Gratispol (TP2G), perwakilan Institut Teknologi Kalimantan, serta Tim Ahli Gubernur Kalimantan Timur. Dari unsur Pemprov Kaltim dan TP2G hadir Kepala Biro POD Siti Sugiyanti, S.E., M.Si., Plh. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Muhammad Hamsani, Pengarah TP2G Prof. Dr. H. Zulkarnaen, M.Si., Ketua TP2G Prof. Dr. Ir. Bohari Yusuf, M.Si., serta anggota TP2G Dr. Sc. Mustaid Yusuf, M.Si. dan Drs. K.H. Nasikin, M.Si.
Turut hadir pula para verifikator TP2G, yakni Fika Rahmayani, Astri Viani, Muhammad Syamsudin, Yoga Aulia Ramadhani, Almira Jamalina Yumna, Adela Lestari, Lia Rusdiana, Andi Dini Hapsari, Nanda Fajrul Hanif, dan Sugianto.
Sementara dari pihak Institut Teknologi Kalimantan hadir Kepala Biro Akademik dan Umum Yuspian, S.Sos., M.I.R., Pelaksana Tugas Harian Kepala Bagian Akademik Ike Wayan Norma Yunita, S.Pd., serta Ketua Tim Kerja Humas dan Keprotokolan Nabila Khaerunnisa, S.Kom.
Adapun Tim Ahli Gubernur Kalimantan Timur yang turut mengikuti pertemuan tersebut yakni Dr. Tommy Pusriadi, S.E., M.M. dan Reza Padillah.
Dengan adanya kesepahaman dan komitmen bersama ini, Pemprov Kaltim dan ITK berharap Program Gratispol Pendidikan dapat terus berjalan optimal dan berkelanjutan sebagai instrumen strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi, sekaligus menyiapkan generasi muda Kalimantan Timur yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.








