Edit Content
Home › ,

Pemkab Kutim Prioritaskan Gizi Anak Lewat Program Antropometri dan MBG

ktmd - katamedia.co
Rabu, 26 Nov 2025 08:45 WITA

KATAMEDIA, Sangatta- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar peringatan puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Lapangan Folder Ilham Maulana, Rab 26/11/2025, yang dipadati ratusan warga dari berbagai kecamatan.

Agenda yang dibuka dengan senam massal ini menjadi momentum pemerintah daerah untuk menegaskan kembali pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah. Kehadirannya sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas kesadaran publik mengenai perilaku hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga  Jahidin Tegaskan, Masyarakat Bisa Gunakan Hak Jawab Jika Dirugikan oleh Pers

Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu menjadi kebiasaan utama dalam kehidupan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika sakit, tetapi mesti dibangun melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.

“Perilaku hidup bersih itu bukan sekadar imbauan, tetapi sebuah kebutuhan. Kita perlu membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar tahu kondisi tubuh kita,” ujar Ardiansyah.

Pada puncak acara, Pemkab Kutim melalui Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Sumarno, menyerahkan Sertifikat Program Prioritas Bupati. Penyerahan dilakukan secara simbolis berupa bantuan alat antropometri bagi Keluarga Berencan (KB) dan PAUD di seluruh wilayah Kutai Timur.

Baca juga  Pemprov Kaltim Mungkinkan Evaluasi Dewas RSUD AWS

Bantuan tersebut mencakup timbangan, stadiometer, infantometer, serta pita ukur lingkar lengan atas. Peralatan ini dirancang untuk memastikan pemantauan tumbuh kembang anak berjalan lebih akurat, sekaligus memperkuat upaya deteksi dini gangguan gizi di tingkat pendidikan usia dini.

Program tersebut turut mendukung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan pemerintah pusat. Melalui penyediaan makanan tambahan lokal, diharapkan kebutuhan energi anak dapat terpenuhi, perkembangan fisik dan kognitif meningkat, serta sistem kekebalan tubuh mereka semakin baik.

Baca juga  Tahun 2026, Penyuluh Pertanian Kutim Masuk Kendali Pemerintah Pusat

Pemkab Kutim berharap peringatan HKN ke-61 ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi penggerak untuk memperkuat budaya hidup sehat.

Pemerintah menilai bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan sangat bergantung pada dukungan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih serta membentuk generasi yang lebih kuat, cerdas, dan produktif. (ADV/MR)

Bagikan:
Berita Rekomendasi