
KATAMEDIA, Sangatta – Kegiatan olahraga di Kutai Timur (Kutim) diharapkan tak hanya menjadi ajang unjuk prestasi, tapi juga mampu menjadi magnet bagi sektor pariwisata daerah.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, meminta agar setiap event olahraga yang berpotensi menarik wisatawan dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata.
Langkah itu, kata dia, penting untuk memastikan kegiatan tersebut sejalan dengan arah pengembangan pariwisata yang tengah digencarkan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Ardiansyah saat membuka turnamen arung jeram di Sungai Sangatta, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kamis (13/11).
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti lomba lari lintas alam, balap sepeda, hingga turnamen antardaerah memiliki daya tarik kuat untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi wisata Kutai Timur.
“Kegiatan olahraga yang bersinggungan dengan pariwisata harus dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata.
Supaya kegiatan yang dilakukan tidak hanya sebatas pertandingan, tapi juga membawa manfaat bagi promosi daerah,” ujar Ardiansyah.
Ia menjelaskan, sinergi antara dunia olahraga dan pariwisata bisa menjadi strategi efektif dalam menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Ardiansyah mencontohkan, kegiatan olahraga yang disertai promosi destinasi wisata mampu memberikan efek berantai bagi sektor lain, terutama usaha kecil menengah di bidang kuliner.
Menurut Ardiansyah, koordinasi dengan Dinas Pariwisata bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk penyatuan visi agar kegiatan yang digelar memberi manfaat jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah kini tengah berupaya agar setiap program pembangunan, termasuk kegiatan sosial dan budaya, selalu memuat unsur promosi daerah.
Ardiansyah juga mengajak komunitas olahraga dan instansi terkait untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah. Dengan begitu, kegiatan yang berpotensi menarik wisatawan dapat dimasukkan ke dalam kalender resmi event Kutai Timur.
“Kalau agenda kegiatan tersusun dengan baik, masyarakat juga bisa ikut bersiap. Dari sisi ekonomi, ini tentu menguntungkan pelaku usaha lokal,” sebutnya.
Melalui integrasi olahraga dan pariwisata, Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu berharap Kutai Timur mampu menjadi destinasi unggulan di Kalimantan Timur.
“Kita ingin daerah ini dikenal bukan hanya karena sumber daya alamnya, tapi juga karena kekayaan budaya, pariwisata, dan semangat masyarakatnya,” tutupnya. (ADV/MR)








