Penampakan Tangan dan Wajah Petugas Medis Pasien Virus Corona

Penampakan Tangan dan Wajah Petugas Medis Pasien Virus Corona

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Jakarta, beredar penampakan tangan dan wajah petugas medis di China yang terus menerus menangani pasien virus corona.

Karena membeludaknya pasien virus corona, petugas medis sampai kewalahan hingga bekerja ekstra keras sampai tangan mereka keriput.

Tak hanya itu, mereka pun diharuskan untuk mengenakan masker setiap saat sampai meninggalkan bekas di wajah mereka.

Seperti yang diketahui, China tengah mengalami keadaan pelik dimana ribuan warga mereka diketahui terjangkit virus corona.

Diupdate terakhir kali pada minggu (2/2/2020), sudah ada 14.568 kasus virus corona yang menyebar di seluru dunia, dimana pasien terbanyak ada di China.

Sementara itu, sejak kemunculannya di akhir bulan Desember 2019 lalu, virus corona telah menewaskan 305 orang hingga kini.

Jumlah pasien virus corona yang terus meningkat membuat petugas medis harus bekerja ekstra keras untuk memberi penanganan terbaik.

Bahkan petugas medis di kota-kota tertentu di China tidak mendapatkan istirahat yang cukup karena harus bekerja.

Hal ini pun banyak menerima perhatian warganet, terlebih lagi setelah beredarnya potret kondisi tangan dan wajah petugas media di sana.

Dari foto-foto yang beredar melalui media sosial, tampak jari-jari petugas medis sampai keriput, bahkan beberapa luka-luka.

Hal ini diketahui melalui akun Twitter resmi China Global Television Network atau CGTN, @CGTNOfficial pada (2/2/2020).

“Pictures of nurses hands shriveled and scarred after days of fighting the #coronavirus on the front lines are going viral on social media.” tulis @CGTNOfficial.

(foto tangan perawat yang keriput dan terluka yang viral di sosial media)

berikut foto-fotonya:

Tak sampai disitu Twitter yang sama juga menampilkan foto wajah perawat yang memakai masker selama berhari-hari.

Terlebih para petugas medis tersebut mengenakan pakaian khusus agar tak mudah terkontaminasi virus corona dari para pasien.

Sejak wabah virus corona, pakaian pelindung untuk petugas medis mengalami kelangkaan.

Sehingga apapun akan mereka lakukan agar apa yang dimiliki sekarang tidak menjadi sia-sia.

“Kami tahu bahwa pakaian pelindung yang kami kenakan bisa menjadi yang terakhir yang kami miliki, dan kami tidak mampu untuk membuang apa pun,” kata seorang dokter di Rumah Sakit Union Wuhan.

Foto-foto yang viral di media sosial tersebut mengundang komentar banyak netizen.

Satu di antaranya menuliskan, “Terima kasih kepada para pekerja yang berada di garis depan, telah bekerja keras, benar-benar terima kasih.”

sumber: tribunsumsel.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.