Hati-Hati Praktik Politik Uang Dilakukan Jelang ke TPS

Hati-Hati Praktik Politik Uang Dilakukan Jelang ke TPS

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO-Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengingatkan bahwa potensi kerawanan dalam Pemilu itu nyata adanya. Tak hanya di dalam negeri kerawanan juga kerap terjadi saat Pemilu untuk luar negeri. Misalnya soal data pemilih, masalah distribusi surat suara hingga penghitungan suara.

Bawaslu selalu melakukan update terkait potensi kerawanan di daerah-daerah untuk dicarikan solusi. Ketika menyangkut keamanan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian. Atau berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bila itu terkait data pemilih.

Bawaslu juga memetakan daerah-daerah yang potensial terjadi praktik politik uang. Bawaslu menggelar apel Pengawasan Nasional yang salah satu tujuannya untuk mencegah praktik politik uang, pada pekan lalu.

Biasanya politik uang banyak dilakukan disaat terakhir menjelang masuk ke TPS.

Modus politik uang pun kini beragam. Mulai dari yang konvensional dengan cara langsung memberikan ‘ampop’, transfer pulsa hingga dijanjikan umrah. Ada juga yang melakukan dengan cara memperbanyak relawan, sehingga uang yang diberikan disebut sebagai dana operasional.

Politik uang konvensional tentu relatif lebih mudah mengusut ketika sudah ada laporan atau ditemukan indikasinya. Namun untuk yang dengan modus transfer pulsa atau uang elektronik (e-Money), Bawaslu akan menggandeng PPATK untuk menelusiri aliran dananya.

Politik uang ini racun yang merusak pemilu. Jangan sampai kemudian motivasi orang memilih di masa pemilu nanti hanyak karena diberi uang atau dijanjikan sesuatu.

SUMBER : DETIK.com

PTR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.