Sejarah Dibulan Maret

Sejarah Dibulan Maret

0
BERBAGI

Katamedia.co – Bulan Maret dipenuhi dengan peristiwa sejarah bagi Indonesia di masa lalu. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah. Sejarah dapat digunakan sebagai pendorong semangat untuk melakukan pembangunan dan mengisi kemerdekaan. Sebagai suatu bangsa, Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Selain itu, bulan Maret juga memiliki beberapa hari penting, tahukah kamu apa saja peristiwa dan hari penting di bulan Maret ini?

  1. 1 Maret: Serangan Umum 1 Maret 1949 Dan Hari Kehakiman Nasional

Serangan umum 1 Maret 1949 merupakan peristiwa sejarah yang terjadi di Yogyakarta dimana para TNI yang dipimpin oleh Letkol Soeharto melakukan serangan untuk merebut Yogyakarta yang saat itu berkedudukan sebagai ibukota negara dari tangan penjajah. Serangan dilakukan dengan membagi kekuatan menjadi sektor Barat, Utara, Timur, Selatan dan sektor Kota. Serangan ini juga didukung oleh Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Raja Yogyakarta yang sedang menjabat saat itu dan juga seluruh rakyat Yogyakarta.

Saat itu Belanda mengadakan agresi militer ke-II dengan Yogyakarta sebagai sasaran utama. Selain itu Belanda memperkeruh suasana dengan menyebar propaganda ke dunia luar bahwa Indonesia sudah tidak ada. Serangan Umum 1 Maret ini merupakan bentuk perlawanan dari Indonesia untuk mengatakan kepada Belanda bahwa Indonesia masih ada. Serangan ini cukup berhasil meski Indonesia hanya bertahan selama 6 jam menduduki Yogyakarta saat itu.

Peristiwa ini diabadikan dalam monumen Serangan Umum 1 Maret yang terletak di pusat Kota Yogyakarta yaitu di kompleks Jalan Malioboro dan dekat dengan Museum Benteng Vredeburg. Pada 1 Maret-6 Maret 2018 ini juga diadakan pameran untuk mengenang peristiwa sejarah yang tak terlupakan itu dengan judul “Serangan Umum 1 Maret 1949 : Yogyakarta Mendunia”.

Sementara itu, hal penting lainnya mengenai tanggal 1 Maret adalah diperingatinya 1 Maret sebagai Hari Kehakiman Nasional. Pengadilan beserta seluruh perangkatnya diharapkan untuk terus transparan dan adil dalam menegakkan hukum.

  1. 6 Maret: Komando Stategis Angkatan Darat (KOATRAD)

Pada 6 Maret 1985 diterbitkan Surat Keputusan Pangab Nomor: Kep/09/III/1985 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan tugas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), diatur bahwa Kostrad sebagai Komando Utama Pembinaan berkedudukan langsung di bawah Kasad, sedangkan sebagai Komando Utama Operasional Kostrad berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI.

TNI Indonesia dikenal sebagai pasukan yang paling disegani dan ditakuti dunia. Beberapa negara menyebut TNI merupakan pasukan yang menakutkan dengan kemampuan perang yang handal dan misterius.

  1. 9 Maret: Hari Musik Nasional

9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional berkaitan dengan bertepatannya hari tersebut dengan hari lahir komponis besar Indonesia Wage Rudolf Supratman. W.R. Supratman lahir pada 9 Maret 1903 di Purworejo, Jawa Tengah.

W.R. Supratman merupakan seorang guru, wartawan, pengarang dan komponis. Namun karena pencapaian besarnya menciptakan lagu Indonesia Raya pada tahun 1924 dimana Ia masih berusia 21 tahun, ia menjadi Pahlawan Nasional. Ia juga sangat berbakat bermain biola.

  1. 11 Maret: Hari Surat Pemerintah Sebelas Maret (SUPERSEMAR)

Surat Perintah Sebelas Maret merupakan surat yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 11 Maret 1966 panglima komando operasi keamanan dan ketertiban yang menjabat saat itu yaitu Letjend Soeharto. Supersemar ditujukan kepada Soeharto untuk mengambil tindakan yang perlu untuk memulihkan keamanan dan ketertiban pada waktu itu.

Namun, Supersemar menimbulkan kesimpangsiuran dan menjadi salah satu sejarah yang belum diketahui keasliannya mengingat pelaku dan saksi banyak yang sudah meninggal.

  1. 24 Maret: Bandung Lautan Api

Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada tanggal 24 Maret 1946. Hal ini merupakan peristiwa pembakaran seluruh kota oleh ratusan ribu rakyat Bandung guna mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ultimatum Belanda agar rakyat Bandung mengosongkan kota membuat rakyat Bandung membakar seluruh penjuru Kota dan pergi meninggalkannya. Bandung Lautan Api juga merupakan bentuk memanasnya hubungan Indonesia-Sekutu terkait Belanda yang mengultimatum Indonesia untuk menyerahkan senjata hasil lucutan tentara Jepang kepada sekutu.

  1. 25 Maret: Perjanjian Linggarjati

Pada 25 Maret 1947 diadakan perjanjian Linggarjati antara pemerintah Indonesia dengan Belanda guna mengatasi konflik pasca kemerdekaan. Perjanjian ini diadakan di Linggarjati, Jawa Barat. Perjanjian Linggarjati mempengaruhi kelangsungan kedaulatan Indonesia pada saat itu.

Banyak tokoh nasional dan beberapa partai politik seperti Partai Masyumi, PNI, Partai Rakyat Indonesia, dan Partai Rakyat Jelata yang menentang adanya perjanjian tersebut karena menimbulkan beberapa hal yang menimbulkan kerugian bagi pemerintah Indonesia diantaranya Belanda hanya mengakui wilayah Indonesia terdiri dari Jawa, Madura dan Sumatera saja.

Namun mengingat keuntungan yang timbul yaitu Indonesia sebagai negara diakui secara de facto, diangkatnya masalah pemerintah Indonesia – Belanda ke ranah Internasional menyebabkan Indonesia diakui keberadaannya, akhirnya perjanjian tersebut tetap ditandatangani oleh kedua belah pihak.

  1. 29 Maret: Hari Filateli Indonesia

Filateli merupakan kegiatan mengumpulkan perangko dan benda pos lainnya yang indah. Kegiatan mengumpulkan perangko masih berlaku hingga saat ini terutama para collector yang mencari benda-benda unik dan tua. Semakin tua perangko dan benda pos lain akan bernilai tinggi. Seperti misalnya perangko yang digunakan pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Indonesia menggunakan perangko “Raja Willem III” yaitu pada tahun 1864.

29 Maret ini ditetapkan sebagai hari filateli sejak tahun 1990-an. Tanggal ini diambil dari tanggal pendirian Postzegelverzamelaars Club Batavia, perkumpulan kolektor prangko pertama di Indonesia, tepatnya 22 Maret 1922 di Jakarta yang saat itu bernama Batavia.

  1. 30 Maret: Hari Film Nasional

Tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional dikarenakan pada tanggal 30 Maret 1950 merupakan hari pertama pengambilan gambar film Darah & Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradarai oleh Usmar Ismail pada saat itu.

Meski sebenarnya perfilman Indonesia sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Di bawah pemerintahan Belanda, Indonesia mengawali era perfilman dengan berdirinya bioskop pertama di Indonesia pada 5 Desember 1900 di daerah Tanah Abang, Batavia dengan nama Gambar Idoep yang menayangkan berbagai film bisu.

Nah, itu dia sejumlah peristiwa sejarah dan hari penting sepanjang bulan Maret.

 

SUMBER: IDN TIMES

 

(Dinda)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.