Bahar bin Smith Didakwa Perampasan Kemerdekaan Dan Penganiayaan

Bahar bin Smith Didakwa Perampasan Kemerdekaan Dan Penganiayaan

0
BERBAGI

KataMedia.co –Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Bahar bin Smith dengan tujuh pasal dalam kasus dugaan tindak penganiayaan terhadap dua orang remaja berinisial MHU (17) dan CAJ (18).

Bahar didakwa dengan dakwaan primer pertama Pasal 333 ayat 2 juncto Pasal 55 KUHP subsider Pasal 333 ayat 1 tentang perampasan kemerdekaan. Kemudian dakwaan primer kedua tentang penganiayaan sesuai pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP subsider Pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP lebih subsider Pasal 352 KUHP lebih lebih subsider Pasal 351 ayat 1 ke-1 lebih lebih lebih subsider Pasal 80 Undang-Undang Tahun 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Majelis Hakim menjadwalkan sidang lanjutan Bahar dengan agenda pembacaan eksepsi akan berlangsung pada Rabu (6/7), karena Kamis (7/7) merupakan hari libur nasional.

Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Bahar ini bermula setelah Bahar dilaporkan ke Polres Bogor dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bogor tertanggal 5 Desember 2018.

Dalam laporan itu, Bahar diduga secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang dan atau penganiayaan dan atau melakukan kekerasan terhadap anak.

Penganiayaan itu diduga terjadi di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Bogor pada Sabtu, 1 Desember sekitar pukul 11.00 WIB. Bahar kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 18 Desember 2018. Ia diduga memerintahkan orang-orang suruhannya menganiaya MHU dan CAJ.

Korban dipukuli secara bergantian dan diduga dilakukan oleh dan atas perintah Bahar. Alasan para pelaku menganiaya karena CAJ mengaku sebagai Bahar dalam sebuah acara di Bali, 29 November 2018. Sedangkan MHU mengaku sebagai rekan Bahar.

Kejaksaan Negeri Cibinong akhirnya menyatakan berkas perkara kasus dugaan penganiayaan dengan tersangka Bahar lengkap pada Selasa (19/2) dan langsung melimpahkan berkas serta tersangka ke PN Bandung.

Sumber : CNNIndonesia

 

(Anna)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.