Bandit Menguasai Malam Di Batavia

Bandit Menguasai Malam Di Batavia

0
BERBAGI

KataMedia.co – Para perampok selalu berkumpul sebelum beraksi. Tak pernah ada perampokan spontan. Semua melalui perencanaan.

Untuk menghindari kecurigaan polisi dan orang lain, para bandit menggelar pertemuan di keramaian. Bisa di teater stambul, pasar malam, atau pesta lainnya. Mereka berbicara seputar korban, target rampokan, situasi keamanan, jalur pelarian, persembunyian, dan hari baik untuk merampok.

Saat akan beraksi, para bandit melengkapi diri dengan beladiri, senjata api, senjata tajam, dan segala macam bentuk jimat di sebalik pakaiannya.

Bandingkanlah semua persiapan para bandit itu dengan keadaan petugas gardu jaga dan opas polisi. Keadaan tersebut memaksa penduduk mencari jasa keamanan informal. Mereka patungan untuk membayar seorang jago demi melindungi wilayahnya dari serangan bandit.

Suatu malam seorang bandit rela menyerahkan senjatanya kepada polisi demi memperoleh lawan sepadan. Sebab dia telah berulangkali merampok dan mempercundangi opas polisi, jago, dan petugas ronda dengan berbagai taktik. Semisal penyamaran.

Sebagian bandit memilih berbugil ria. Bukan lantaran mereka menjalani laku tertentu, melainkan lebih karena taktik.

Para bandit tak mesti berasal dari tempat jauh. Mereka bisa saja tetangga atau teman dekat si korban. Mereka mengetahui si korban punya banyak uang dari hasil panen usaha pertaniannya. Mereka sengaja memilih uang demi alasan praktis: mudah dibawa kabur.

Para bandit lain menargetkan harta benda semua kalangan. Tak peduli kenal atau tidak; laki atau perempuan; Eropa, Tionghoa, atau pribumi; pengusaha atau pedagang warung; dan kaya atau miskin. Hasil rampokannya hanya dinikmati bersama gerombolannya. Tak ada pikiran untuk membagikannya ke warga miskin. Merekalah sebenar-benar bandit. Hidupnya memang dari perbanditan.

Bandit-bandit tersebut mengakhiri aksi-aksinya jika merasa hasil rampokan sudah mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Mereka akan menarik diri dari pergaulan.

Sumber : Historia

 

(Anna)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.