Zulkarnain Lubis, Maradonanya Indonesia di Era 80-an

Zulkarnain Lubis, Maradonanya Indonesia di Era 80-an

0
BERBAGI

KataMedia.co – Zulkarnain Lubis lahir di Binjai, Sumatera Utara. Zulkarnain merupakan mantan gelandang Timnas Merah Putih yang pernah memperkuat klub besar tanah air dan tenar di era tahun 80-an.

Era tahun 80an jadi masa keemasan buat sang “Maradona Indonesia”, julukan Zulkarnain Lubis saat itu. Zulkarnain dikenal sebagai satu dari hanya segelintir gelandang jempolan yang amat lihai menciptakan umpan-umpan matang buat para penyerang.

Peran Zulkarnain di lapangan tengah amat membantu para penyerang melesakkan gol ke gawang lawan. Disokong skill mumpuni dalam dribbling dan gocek, Zulkarnain menjelma menjadi salah satu gelandang yang amat disegani di masanya.

Kendati kerap bermasalah dengan kedisiplinan, Zulkarnain pernah pula direkrut masuk timnas Indonesia. Prestasi terbaik Zulkarnain selama tiga tahun membela timnas adalah mengibarkan Merah Putih di semifinal Asian Games.

Zulkarnain mengawali karier seniornya di klub-klub di Sumatra Utara, seperti PSKB Binjai, PSMS Medan, dan Mercu Buana Medan. Setelah itu, Zulkarnain hijrah ke Pulau Jawa dan memperkuat tim besar seperti Yanita Utama Bogor dan Krama Yudha Tiga Berlian. Berseragam Krama Yudha Tiga Berlian, Zulkarnain membantu merebut dua trofi Juara Galatama, yakni tahun 1987 dan 1988.

Seperti pepatah, tak ada yang abadi, demikian pula popularitas Zulkarnain. Munculnya pemain muda pendatang baru yang tak kalah berbakat membuatnya kian tenggelam. Gaya hidup foya-foya dan keakrabannya dengan dunia malam kian membuat Zulkarnain pailit usai gantung sepatu. Demi membuat dapurnya tetap mengepul, Zulkarnain pernah undur dari urusan sepak bola dan alih profesi jadi pedagang nasi goreng.

Namun, berkat bantuan legenda timnas, mendiang Ronny Pattinasarani, Zulkarnain bisa kembali mencari rezeki dari lapangan hijau. Zulkarnain pernah mengasuh bibit-bibit muda PSSI, namun mengundurkan diri lantaran perselisihan yang menghantui organisai sepak bola Indonesia itu. Saat ini, Zulkarnain menekuni pekerjaan sebagai pelatih sekolah sepak bola wanita.

 

Sumber : Suara.com

 

(Anna)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.