Telaga Biru Wopersnondi, Kepingan Surga di Tanah Biak

Telaga Biru Wopersnondi, Kepingan Surga di Tanah Biak

0
BERBAGI

Katamedia.co – Biak punya telaga biru yang cantiknya luar biasa, Namanya Telaga Biru Wopersnondi.

Dijuluki sebagai Kota Karang Panas,Biak menyimpan banyak keindahan tersembunyi yang masih belum banyak terekspos. Salah satunya Telaga Biru Samares, memiliki air biru yang jernih sepanjang waktu dan tepat berada di tengah hutan, membuat telaga yang disebut juga Telaga Wopersnondi ini wajib kalian kunjungi saat berwisata ke Biak.

Berada tepat diantara rerimbunan pohon besar di tengah hutan, begitu memasuki kawasan ini, d’traveler akan serasa masuk ke dalam negeri dongeng.

Bagaimana tidak, dengan menyusuri jalan setapak kita akan dituntun menuju telaga yang airnya berwarna sangat biru. Wow, saya langsung speechless begitu melihatnya secara langsung. Saya kira yang selama ini saya lihat di sosial media begitu indah karena hasil editan. Ternyata aslinya jauh lebih indah.

Tak berhenti sampai disitu, selain airnya yang berwarna biru. Air di telaga Wopersnondi ini sangat jernih, sehingga D’traveler dapat melihat dengan jelas dahan dan ranting-ranting pohon yang menghiasi dasar telaga ini. Ahh indah sekali sejauh mata memandang.

Selain itu disekeliling telaga Wopersnondi sendiri sudah dibangun beberapa fasilitas. Seperti bangku untuk para pengunjung, Spot foto, juga tempat- tempat sampah.

Wopersnondi berasal dari bahasa Biak yang artinya melompat (Woper) dan Pria (Snon). Konon, katanya dahulu di telaga ini banyak lelaki dari desa terdekat, desa Sepse, yang suka mandi dengan cara melompat. Maka Wopersnondi diartikan sebagai pria yang melompat.

Untuk menuju telaga wopersnondi D’traveler harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari pusat kota Biak. Harus sangat berhati-hati, karena medan yang ada cukup rawan, karena terdiri dari banyak tanjakan dan tikungan tajam. Jadi pastikan kendaraan dalam kondisi baik, ketika akan menuju tempat ini.

Ayo, tunggu apalagi. Ga penasaran mandi di airnya yang segar ditemani kicauan burung-burung.

Percayalah sekali ke Biak, maka d’traveler pasti ingin kembali lagi. Maka wajar saja singkatan dari Biak adalah, Bila Ingat Akan Kembali.

SUMBER : DETIKTRAVEL.COM

(FABIO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.