Zoom Siapkan Pembaharuan Versi 5.0 untuk Tambal Celah Keamanan

    0
    BERBAGI

    KATAMEDIA.CO – Aplikasi Zoom tengah menjadi sorotan. Sebab, aplikasi ini disebut tidak aman dan punya celah keamanan.

    Hal itu pun dibenarkan oleh pihak Zoom sendiri. Belum lama ini, ribuan video rekaman pertemuan virtual di Zoom juga bocor di internet.

    Demi menambal celah keamanan tersebut, Zoom siap menggelontorkan pembaruan besar terbaru pada Zoom versi 5.0.

    CEO Zoom, Eric S. Yuan, mengatakan bahwa dalam versi ini, Zoom memiliki beberapa fitur keamanan yang diklaim lebih kuat, seperti dukungan enkripsi AES 256-bit GCM.

    Dengan enkripsi ini, Zoom mengklaim bahwa sistem keamanannya dapat melindungi data pengguna ketika melakukan konferensi video.

    Panduan Aman untuk Peserta dan Admin Meeting Online via Zoom
    Google Meet Kini Punya Tampilan Rapat Mirip Zoom.

    “Kami bangga dapat mencapai hal ini dalam rencana 90 hari kami. Tapi ini baru permulaan. Kami akan mendapat kepercayaan pelanggan dengan fokus untuk menyediakan platform paling aman,” ungkap Eric.

    Selain memperkuat proteksi keamanan, Zoom juga menambahkan beberapa fiturnya lainnya pada Zoom 5.0 ini.

    Seperti fitur waiting room yang kini aktif secara default. Sebagai informasi, dengan waiting room, penyelenggara rapat akan bisa menyaring siapa saja yang boleh masuk agar terhindar dari serangan Zoombombing.

    Kemudian password untuk mengakses cloud recording yang juga aktif secara default untuk semua peserta yang ingin mengakses rekaman. Kata sandi pun disyaratkan lebih kompleks.

    Selain itu, ada pula fitur contact sharing di Zoom 5.0 yang memungkinkan peserta untuk menautkan kontak di beberapa akun. Sehingga, orang dapat dengan mudah dan aman mencari dan menemukan rapat, obrolan, dan kontak telepon.

    Dirangkum KompasTekno dari halaman resmi Zoom, aplikasi versi 5.0 ini kabarnya akan segera dirilils dalam beberapa waktu ke depan. Untuk memperbarui aplikasi Zoom Anda, silakan melalui tautan berikut.

    Zoom sendiri saat ini tengah tersandung isu keamanan. Sejumlah negara pun telah melarang penggunaan Zoom di lingkungan pemerintahan. Seperti Amerika Serikat, Taiwan, Jerman, dan Singapura.

    Sumber : kompas.com

    LEAVE A REPLY

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.