Jenis-jenis Daging untuk Steak dan Tips Memilih Sesuai Selera

    0
    BERBAGI

    KATAMEDIA.CO- Kamu suka makan steak? Di masa-masa physical distancing seperti sekarang ini kamu tetap bisa makan steak favorit di rumah.

    Untuk membuat steak di rumah, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membeli dagingnya.

    Memilih daging untuk diolah jadi steak ternyata tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

    Menurut Executive Sous Chef di JW Marriott Jakarta, Heri Purnama, ada beberapa jenis potongan daging yang bisa dijadikan steak.

    Adalah potongan rib eye, tenderloin, strip cut, dan t-bone. Keempat jenis potongan daging ini memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain.

    Rib eye banyak jadi favorit lantaran di bagian daging ini ada sedikit lemak yang membuat daging terasa lebih lezat.

    “Aromanya juga lebih enak kalau dipanggang,” jelas Heri.

    Lalu untuk tenderloin, biasa juga dikenal dengan nama filet mignon yang terdapat di bagian tengah rusuk di dekat otot besar.

    Tekstur daging tenderloin sangat empuk dan lembut, tidak mengandung banyak lemak.

    Tenderloin direkomendasikan Heri untuk dimasak hingga kematangan medium supaya teksturnya tetap lembut dan juicy.

    “Lalu strip cut, potongan daging ini terdapat di bagian tengah atau belakang rusuk sapi. Rasanya juicy dan kenyal,” ujar Chef Heri.

    “Di Sailendra Restaurant di JW Marriott Jakarta (daging ini) sering dimasak pada BBQ Fiesta setiap Sabtu malam dalam bentuk steak atau sandwich,” lanjutnya.

    Terakhir adalah t-bone. Disebut t-bone karena bentuk tulangnya mirip huruf T. Merupakan kombinasi bagian daging antara strip dan tenderloin.

    “Selain empat bagian potongan daging di atas, ada juga bagian yang lainnya seperti brisket, tri-tip, chuck, flank, skirt, prime rib, top round, dan sirloin yang juga bisa diolah menjadi steak.

    Namun harus di-tenderize atau dibuat empuk terlebih dahulu dengan direndam dalam bumbu tertentu agar dagingnya empuk,” tutur Heri.

    Jika sudah tahu kamu menginginkan daging jenis apa, untuk memilih daging yang bagus caranya cukup mudah.

    “Pastikan warna daging segar, tidak berbau asam dan teksturnya bagus. Jika daging sudah dikemas dalam kemasan vakum, pastikan masih dalam kondisi kedap udara,” jelas Heri.

    Source : kompas.com

    LEAVE A REPLY

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.