KORBAN LAPORKAN PELAKU PENGANIAYAAN

KORBAN LAPORKAN PELAKU PENGANIAYAAN

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Gunung Putri, Kabupaten Bogor (6/9/2019).

Korban berinisial YM, perempuan berusia 23, warga kampung Cikuda Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor sesuai keterangannya telah dianiaya oleh Pelaku berinisial FA teman dekatnya dengan cara lehernya dicekik dan mukanya dibekap / ditutup dengan bantal.

Penganiayaan terjadi pada hari Selasa tanggal 27 Agustus 2019 sekitar jam 22.00 WIB di tempat penginapan di sekitar kampung Cikuda, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Berikut keterangan Korban selengkapnya:

“Awalnya aku janjian untuk ketemu dia untuk makan malam, tapi dia takeaway makanan dan minta ke penginapan untuk makan lalu pulang”

“Diawal aku bilang aku gabisa lama ketemu karena ada janji dengan kaka aku. lalu ketika sampai di tempat, dia ga percaya bahwa aku mau ketemu kaka dan cemburu buta”.

“Kemudian aku di cekik dan di tutup dengan bantal mukaku, lalu aku menangis dan meminta tolong tetapi tidak ada yg datang karena posisi di lt 3 dan sepi.

“Setelah mereda karena aku menjerit, aku pun memesan gojek dan pulang kerumah”, tuturnya.

Akibat penganiayaan tersebut Korban mengalami luka-lula pada lehernya yang memerah dan lecet.

Sedangkan tujuan Korban melaporkan Pelaku, menurut Korban:

“Tujuan aku biar dia jera dan kapok tidak mengulangi tindak kekerasan lg. Dan aku merasa terganggu jg”, katanya menambahkan.

Kuasa hukum Korban, Burhan Fadly, S. H., setelah mendampingi Saksi dalam memberikan keterangan di kepolisian sektor Gunung Putri (6/9/2019),mengemukakan:

“Pertama-tama kami atas nama tim kuasa hukum/penasihat hukum Korban YM mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak kepolisian sektor Gunung Putri yang telah menerima laporan dari pihak Pelapor / Korban YM atas terjadinya dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa diri Pelapor / Korban YM yang dilakukan Terlapor / Pelaku FA”. Burhan melanjutk:an

“Kami menghormati penanganan perkara dugaan terjadinya tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud Pasal 352 KUHP yang sedang dilakukan pihak kepolisian sektor Gunung Putri Kabupaten Bogor demi terpenuhinya rasa keadilan bagi Korban dengan menindak Pelaku kekerasan agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum”, terang Burhan.

“Dalam kesempatan ini juga kami sampaikan bahwa kami tidak mentolerir kekerasan yang dilakukan oleh pelaku terhadap Klien kami selaku Korban karena kekerasan terhadap perempuan adalah cara tidak terhormat”, Kecam Burhan.

“Pada dasarnya perempuan manapun seharusnya dilindungi, dihormati dan disayang, bukan malah sebaliknya untuk dianiaya atau diperlakukan dengan kekerasan karena perempuan atau wanita adalah ibu manusia”. Tutup Burhan.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.