Mendongakkan Kepala Jadi Pertolongan Pertama Hentikan Mimisan?

Mendongakkan Kepala Jadi Pertolongan Pertama Hentikan Mimisan?

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Selama ini orang beranggapan bahwa mendongakkan kepala adalah pertolongan pertama ketika hidung mimisan. Tapi apakah benar cara itu bisa mengatasi mimisan dengan cepat dan tepat?

Ternyata, mendongakkan kepala adalah cara yang salah untuk mengatasi mimisan. Walaupun terlihat berkurang, darah justru mengalir ke belakang tenggorokan, bukannya keluar dari hidung.

Oleh karena itu, beberapa komplikasi sering terjadi akibat metode yang salah seperti batuk, tersedak, dan muntah jika darah masuk ke perut. Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa darah bisa terkontaminasi oleh bakteri di tenggorokan yang menyebabkan pneumonia, walaupun kasus ini sangat jarang.

Setelah kita mengetahui ternyata mendongakkan kepala adalah cara yang salah untuk menghentikan mimisan. Apa saja ya cara untuk mengendalikan keluar dari hidung kita?

 

  1. Tidak panik

Saat darah keluar dari hidung Anda, cobalah untuk tetap tenang. Kepanikan yang Anda buat justru dapat menimbulkan tindakan yang memperparah iritasi pada hidung dan mencegah pembekuan.

 

  1. Menekan hidung

Setelah mengatasi kepanikan Anda, cubitlah hidung Anda dengan lembut. Cukup menekan tepat di bawah pangkal hidung atau bagian tulang tahan selama 10 menit jika memungkinkan. Cara ini adalah awal dari mengatasi mimisan yang terjadi pada Anda.

 

  1. Mencondongkan tubuh

Nah, karena mendongakkan kepala berbahaya ketika mimisan, justru Anda harus mencondongkan tubuh ke depan. Hal ini dilakukan untuk mencegah darah mengalir kembali ke tenggorokan Anda.

 

  1. Memakai kain atau kompres es

Setelah melakukan tahapan di atas, menggunakan kain yang sudah dibasuh air dingin atau es batu pada hidung juga dapat melambatkan darah yang keluar.

Gunakan tisu atau kain untuk menampung darah jika diperlukan. Cara menghentikan mimisan ini memang diperlukan beberapa kali supaya berhasil, sekitar 5-20 menit.

Akan tetapi, jika mimisan tidak berhenti lebih dari 20 menit dianjurkan untuk segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut

 

Nah, supaya darah yang keluar dari hidung bisa terkontrol, dokter akan menggunakan terapi untuk mengatasi kondisi tersebut.

Metode yang biasanya digunakan dokter adalah kauterisasi, nasal packing dan obat-obatan sesuai kondisi. Jika Anda khawatir dengan mimisan yang sering terjadi pada Anda, segera berkonsultasi untuk mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Mimisan biasanya terjadi akibat hidung yang kering. Oleh karena itu, cara yang tepat untuk mencegah mimisan adalah membuat indera penciuman Anda tetap lembab.

Caranya, oleskan petroleum jelly dengan kapas di area sekitar hidung pada malam hari. Pakai humidifier untuk menjaga kelembaban ruangan, hindari mengupil dan tidak memanjangkan kuku adalah hal yang tepat untuk mencegah terjadinya mimisan.

Kesimpulannya, mendongakkan kepala saat mimisan merupakan cara yang salah ketika Anda ingin mengatasinya. Alih-alih mendongak, justru yang Anda harus lakukan adalah mencondongkan tubuh ke depan agar mimisan bisa berhenti.

Selain itu, umumnya mimisan akan berhenti ketika Anda menekan hidung dan menghindari benda asing masuk ke dalam indera penciuman Anda.

 

 

(SYD)

SUMBER: OKEZONE.COM

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.