Seperti Apa Kondisi Otak Remaja Zaman Now yang Kecanduan Game?

Seperti Apa Kondisi Otak Remaja Zaman Now yang Kecanduan Game?

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Seperti kita ketahui, internet gaming kini telah menjadi adiksi bagi banyak remaja hingga orang dewasa.

Bagi remaja dengan gangguan internet gaming, dapat terlihat banyak gejala seperti kecanduan lainnya, seperti kurangnya kontrol atas waktu dan uang yang dihabiskan untuk gim, jarak dari keluarga atau teman-teman, atau sekolah yang terabaikan. Dan, seperti kecanduan lainnya, otak mereka juga mungkin terlihat berbeda.

Remaja yang kecanduan gim, tampaknya memiliki hubungan yang lebih kuat antara beberapa bagian otak yang berbeda. Dan sementara itu tidak selalu hal yang buruk untuk fungsi otak, itu juga dapat menyebabkan kemungkinan yang lebih besar dari gangguan kejiwaan secara bersamaan.

Dalam studi tersebut, para peneliti mengambil tindakan pemindaian fMRI terhadap otak 78 remaja laki-laki yang didiagnosis mengidap gangguan internet gaming, dan 73 subjek lainnya tanpa kondisi apa pun. Kemudian mereka membandingkan hubungan antara 25 area yang berbeda dari otak di subjek yang kecanduan gim dibandingkan dengan kontrolnya.

Meningkatkan Kinerja Kognitif

Ilustrasi gim online (iStock). Ternyata, remaja dengan kecanduan internet gaming memiliki koneksi yang lebih kuat antara beberapa area berbeda dari otaknya. Antara dorsal anterior cingulate cortex dan insulae bilateral memungkinkan subjek untuk bereaksi lebih cepat terhadap peristiwa penting. Akan tetapi, ada hal lain yang mengganggu para peneliti. Sebuah hubungan yang kuat antara dorsolateral prefrontal cortex dan temporoparietal junction diduga membatasi kontrol impuls seseorang dan dapat ditemukan pada pasien dengan Down Syndrome, skizofrenia, dan autisme.

Berbeda dengan Gamer Wanita

Ilustrasi bermain gim (pixabay.com). Studi ini memberikan titik terang untuk penelitian masa depan dalam kajian ilmu saraf terkait kecanduan internet gaming. Namun perlu dicatat, studi ini tidak termasuk wanita, sehingga sulit untuk membuat generalisasi luas tentang otak dari semua pasien dengan kecanduan internet gaming. Sebab, pecandu gim wanita juga memiliki gangguan mood lainnya yang lebih sering daripada pecandu gim pria.

Sementara para peneliti mengajukan hipotesis bahwa bermain gim mungkin telah memperkuat hubungan saraf ini dari waktu ke waktu, juga ada kemungkinan bahwa orang-orang dengan koneksi otak seperti ini hanya tertarik pada gim. Ke depannya, para peneliti berencana untuk menilai bagaimana hubungan saraf mempengaruhi kinerja kognitif subjek.

SUMBER : LIPUTAN6

(MW)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.