Milenial Sering Gagal saat Wawancara Kerja? Mungkin Ini Penyebabnya

    0
    SHARE
    Two businesswomen at an interview in an office.The documents on the desk are mine.

    KATAMEDIA.CO – Kegagalan dalam melamar suatu pekerjaan tak menutup kemungkinan mewarnai perjalanan karier seorang milenial. Sejumlah faktor menjadi penyebab kegagalan pada tahap wawancara akhir.

    Meski begitu, Human Resources (HR) Specialist dari Manajemen, Nina Maharsi, mengungkapkan ada faktor paling umum yang membuat milenial gagal di tahap akhir. Yakni sikap dan perilaku.

    “Cara milenial itu sama guru, sama dosen, menganggapnya kayak temen. Ini mungkin tidak bisa dilakukan di organisasi (perusahaan),” melansir katamedia kumparan, Rabu (27/3).

    Dia menilai generasi milenial terkadang mengabaikan sikap dan perilaku. Sebab, milenial cenderung berpikiran dirinya hebat dan berprestasi dalam akademik.

    “Di setiap organisasi itu lebih mengedepankan aspek sikap dan perilaku dibanding kepintaran atau kecerdasan. Jadi sering kali kerja itu berpikir, aku lulusan perguruan tinggi ternama, IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) bagus,” ucapnya.

    Padahal, seorang pelamar kerja belum tentu mengetahui kultur dari perusahaan. Terkadang ada perusahaan yang senioritas.

    Selain itu, saat ini merupakan generasi sebelum milenial. Pada generasi itu, sikap dan perilaku menjadi catatan penting.

    “Ini yang selalu menjadi issue adalah menurut generasi sebelumnya itu sopan santun, perilaku, itu yang sering mendapat sorotan dan mengagalkan peserta di akhir-akhir,” kata Nina.

    Oleh karena itu, Nina menyarankan milenial sebaiknya menjaga sikap ketika wawancara kerja. Milenial juga harus memahami karakter generasi.

    “Bersikap, bukan dari kacamata milenial, tapi si , mungkin dalam hal ini generasi sebelumnya,” jelasnya.

    (ALDI)

    LEAVE A REPLY

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.