Ibu Hamil 8 Bulan Ikut Pesta Seks di Surabaya

Ibu Hamil 8 Bulan Ikut Pesta Seks di Surabaya

0
SHARE

KATAMEDIA.CO – Melakukan hubungan seks saat hamil memang kerap membuat masalah bagi pasangan suami istri.

Pasalnya, katanya saat hamil gairah seks wanita menurun, terutama saat trimester satu dan dua, sedangkan pria tidak mengalami hal tersebut.

Itu biasanya membuat suami pusing, sebab hubungan seksual juga dapat meningkatkan keintiman dan rasa saling percaya pasangan suami istri.

Namun apa yang terjadi saat suami dan istri malah terlibat dalam gairah yang tidak biasa?

Berita mengejutkan datang dari 3 pasang suami isteri diamankan polisi saat menggelar pesta seks (swinger) di sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (7/10/2018) seperti dikutip dari Kompas.com.

Yang bikin kaget, ada salah satu perempuan diketahui sedang hamil 8 bulan.

Dalam penggerebekan, Minggu (7/10/2018) pukul 20.30 WIB, anggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menemukan 3 pasang suami isteri dalam keadaan telanjang bulat.

“Sepasang di atas tempat tidur, sepasang di lantai, dan sepasang lagi di kamar mandi,” kata Wakil Direktur Resort Kriminal Umum Polda Jawa Timur, AKBP Yudha Nusa Putra, Selasa (9/10/2018).

Terungkapnya pesta seks dengan berganti pasangan itu adalah buntut penyelidikan polisi pada akun twitter @ekodok87 dan @pasutri94 milik salah satu pasangan.

“Akun ini kerap menawarkan layanan seks menyimpang dari swinger hingga threesome dengan membayar sejumlah uang kepada penyelenggara pesta,” kata Yudha.

Akun twitter tersebut adalah milik Eko Hardianto (31), yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Untuk ikut dalam pesta tersebut, tersangka meminta uang Rp 750.000 kepada masing-masing pasangan.

Eko juga ikut terlibat dalam pesta seks tersebut.

Bahkan dia mengajak isterinya yang tengah hamil 8 bulan untuk ikut terlibat dalam pesta

“Isteri tersangka tengah hamil 8 bulan anak kedua, juga dilibatkan dalam pesta seks,” ucapnya.

Tersangka diancam pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP dalam hal ini mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan.

(ALDI)

LEAVE A REPLY