Sosialisasi & Simulasi Penyelamatan Kebakaran Diberikan oleh Mahasiswa Mercu Buana dengan Tema...

Sosialisasi & Simulasi Penyelamatan Kebakaran Diberikan oleh Mahasiswa Mercu Buana dengan Tema GESIT!

0
SHARE

KATAMEDIA.CO –  Tingginya angka kebakaran di Jakarta mendorong mahasiswa Universitas Mercu Buana (UMB) menginisiasi Gerakan Antisipasi Tanggap Api atau GESIT!

Kegiatan ini berupa penyuluhan sekaligus simulasi penanggulangan kebakaran yang dilakukan oleh petugas Damkar Jakarta Barat.

Ketua Pelaksana Yohannes menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan sebagai kegiatan Tugas Akhir dari Kampus Mercu Buana Menteng. Dia menjelaskan alasan mengapa yang terpilih mengikuri GESIT! warga yang tinggal di kawasan RPTRA Puspa Indah, khususnya RW 04 & 12 Cengkareng Timur.

“Awalnya kami riset dulu, dapat info dari Damkar soal rate area yang berpotensi terjadi kebakaran. Lalu direkomendasikan dari Tim Damkar Jakarta Barat di sini (RW 04 & 12 Cengkareng Timur),”  jelas Yohannes.

Sementara itu Ibu Dr. Suraya M.Si & Drs. Marwan Mahmudi M.Si selaku Dosen Pembimbing Tugas Akhir Universitas Mercu Buana mengatakan, pihaknya turut menjembatani masyarakat dalam memberikan edukasi soal pemadaman kebakaran.

Sebab menurutnya sangat disayangkan, bila beberapa kali dijumpai warga yang tak tahu fungsi dari alat pencegahan kebakaran yang disediakan damkar di beberapa wilayah. “Sehingga kami harapkan masyarakat bisa tahu dan menyadari bahwa ada alat untuk memadamkan api di sekitarnya. Selain itu event ini sejalan dengan visi misi Mercu Buana untuk tidak hanya mencetak tenaga kerja profesional saja, namun juga bagaimana mereka peduli terhadap negerinya,” ucap Suraya.

SIGAP! menuai tanggapan positif dari Kepala Kelurahan Cengkareng Timur Drs. Yuli Ardiansyah, M.Si. Dia berharap dengan adanya penyuluhan tersebut kaum ibu bisa memadamkan api kecil, jika suatu hari terjadi insiden kebakaran. “Terima kasih sudah memilih daerah kami untuk sosialisasi, saya apresiasi. Ibu-ibu juga diharapkan bisa memadamkan api sendiri, jangan terlalu mengandalkan bapak-bapak kalau misal di rumah sedang masak terjadi kebakaran, atau gas bocor, dan lain sebagainya,” kata Yuli Ardiansyah.

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 40 warga RW 04 & 12 Cengkareng Timur, mulai dari orang tua hingga pemuda. Mereka sangat antusias untuk mengikuti acara penyuluhan dan praktek pemadaman api.

(ALDI) 

LEAVE A REPLY