Bocah 4 Tahun Dianiaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Alasannya Sepele

Bocah 4 Tahun Dianiaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Alasannya Sepele

0
SHARE

KATAMEDIA.CO – Entah apa yang ada di pikiran Hasan Basri (29) warga Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalasang, Gowa, yang tega menganiaya putra kandungnya Abdul Mufid (4) hanya karena mengencingi celananya.

Bocah malang itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (05/05) malam. Kejadian ini bermula saat Hasan mengajak Mufid untuk berjalan-jalan ke pantai Losari dari pagi hingga menjelang sore hari.

Katamedia @manaberita awalnya pelaku mengaku mengerem mendadak hingga putranya jatuh dan kepala duluan yang mendarat ke aspal.

Ketika tiba di rumah, bocah tersebut langsung mengalami kenaikan suhu tubuh, tubuh lebab dan matanya naik keatas. Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Pattaalasang kemudian dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf namun nyawanya tidak terselamatkan. Mufid meninggal pada Sabtu (05/05) malam.

Kasus ini akhirnya sampai ke telinga kepolisian. Hasan dibawa ke Polres Gowa guna dimintai keterangan. Disinilah muncul fakta yang mencengangkan.

“Keterangan ayah korban yang katanya jatuh dari motor karena rem mendadak tidak kita percaya 100 persen, jadi kita bawa ke mako,” ujar Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga dilansir dari @manaberita

Usai diperiksa lebih dalam, terungkaplah jika Hasan sempat menganiaya Mufid satu hari sebelum kejadian tersebut, tepatnya pada malam Jumat (04/05) kemarin. Ia mencubiti sekujur tubuh korban karena mengencingi celananya.

Tak hanya mengencingi, Hasan juga menggigit pipi korban dengan alasan gemas. Hingga Minggu (06/05) kemarin, jasad korban berada di RS Bbayangkara Makassar untuk dilakukan otopsi.

(ALDI)

LEAVE A REPLY