PB HMI Serukan Boikot Produk Amerika

PB HMI Serukan Boikot Produk Amerika

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Pengakuan Amerika atas Yerusalem sebagai ibukota negara Israel menuai banyak kecaman.

Salah satu pihak yang mengecam pengakuan tersebut adalah PB HMI (Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam)

Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Mulyadi P Tamsir menyatakan bahwa pernyataan tersebut bukan hanya melukai perasaan warga negara Palestina, tapi juga telah melukai perasaan ummat muslim dunia karena posisi Yerusalem sebagai tanah suci ummat Yahudi, Nasrani dan ummat Islam.

“Keputusan Amerika tersebut telah menciderai semangat perdamaian melalui resolusi MaJelis umum dan dewan keamanan PBB untuk melakukan perundingan secara langsung antara Israel dan Palestina,” ujar Mulyadi dikutip dari Indonesiadailynews.com

Menurutnya, Amerika telah melakukan provokasi terhadap dunia dan memperpanjang konflik Israel-Palestina.

“Oleh karena itu kami mengecam keras tindakan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat atas sikapnya tersebut,” tegas Ketum PB HMI.

PB HMI mengapresiasi langkah Pemerintah yang telah mengambil sikap dan melakukan langkah-langkah diplomasi paska pengumuman Presiden Donald Trump.

“Namun kita meminta Pemerintah untuk membangun koalisi dengan berbagai negara terutama negara muslim dunia untuk bisa mengambil sikap tegas termasuk memutuskan hubungan diplomasi dengan Amerika jika meninjau keputusannya tersebut,” kata Mulyadi.

Ia berharap, Pemerintah dapat menjadi motor perdamaian dunia bersama negara-negara muslim yang lain. Dan juga menghimbau kepada seluruh kader HMI untuk memboikot produk Amerika.

“Kepada seluruh kader HMI dan masyarakat Indonesia, demi kepentingan perdamaian dunia, sebagai bentuk kecaman kita atas Pemerintah Amerika Serikat maka kami menghimbau untuk memboikot seluruh produk Amerika sampai Pemerintah Amerika meninjau kembali keputusannya tersebut,” pungkas Mulyadi.

(ALDI) 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.