Viral Video Hujan Hanya Guyur Satu Rumah di Tebet, Ini Kata BMKG

Viral Video Hujan Hanya Guyur Satu Rumah di Tebet, Ini Kata BMKG

0
SHARE

KATAMEDIA.CO – Sebuah fenomena alam yang langka terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Hujan yang biasanya mengguyur suatu wilayah namun malam itu hujan hanya mengguyur 1 rumah saja.

Momen langka itu berhasil diabadikan oleh seorang warga dan sontak menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang diungah akun Twitter @febicil pada Sabtu (26/8/2017), hujan hanya mengguyur satu rumah, sedangkan rumah lain tampak kering. “Ada hujan yang turun di satu rumah doang di Tebet, kiri kanan-nya kering!,” kicau akun @febicil.

Dalam video itu, terlihat adanya sebuah rumah. Rumah itu dikerubungi oleh warga karena sedang diguyur hujan.

Anehnya, hujan itu hanya mengguyuri rumah tersebut, sedangkan lokasi sekitar rumah itu sama sekali kering. Bahkan, sampai beberapa saat, rumah itu masih tetap diguyur oleh hujan.

Fenomena alam ini menyedot perhatian warga di sekitarnya. Beberapa di antara mereka baik anak-anak maupun orang dewasa sengaja keluar untuk melihat kejadian langka itu. Terlihat rumah tersebut dalam kondisi gelap, diduga sedang ditinggal pemiliknya.

Atas kejadian langka tersebut, BMKG pun angkat suara.

BMKG menyebut hal itu sebagai fenomena langka dan sulit terjadi.

Dilansir dari detik.com Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo mengatakan, dilihat dari skala ruang dan waktu, hujan yang mengguyur satu rumah di Tebet sulit terjadi. Apalagi melihat dimensi rumah yang hanya berukuran 5×5 meter.

Selain itu, Mulyono menambahkan, untuk hujan setempat atau lokal saja cakupan wilayahnya terjadi cukup besar. Durasi waktu hujan juga tidak terlalu lama seperti yang terjadi di Tebet yakni mulai sekitar pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB.

“Kalau hujan lokal mungkin sebagian kelurahan, sebagian kecamatan agak lebih luas. Misalkan Thamrin hujan, sebelahnya tidak. Itu relatif waktunya tidak akan sepanjang 6 jam. Dalam hitungan setengah jam tapi juga areanya tidak sempit sekali. Meskipun kita sebut hujan lokal tidak sampai skala 10×10 meter,” jelas Mulyono.

(ALDI)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.