Tindak Reprensif Pihak Kepolisian Terhadap HMI

Tindak Reprensif Pihak Kepolisian Terhadap HMI

0
BERBAGI
Pembakaran bendera Negara Israel oleh masa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan aksi solidaritas untuk Palestina. Photo by: KataMedia.co

KataMedia.co – Aksi solidaritas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) atas kekejian Negara Israel yang terus melakukan agresi Militer nya ke Negara Palestina, mendapatkan respon yang berlebihan dari pihak Kepolisian pada (1/8/2017). Aksi masa HMI yang dilakukan di depan gedung Istana Negara Jakarta, tepatnya di depan gerbang Monumen Nasional (MONAS) mendapatkan tindak reprensif dari pihak Kepolisian yang mengawal jalan nya aksi tersebut.

Betrokan terjadi ketika aparat kepolisian ingin memadakan api yang membakar bendera Negara Israel yg dilakukan oleh masa HMI. Namun masa HMI menghalangi tindakan Polisi yang ingin mematikan api tersebut. Karena sulitnya Polisi untuk menembus blokade masa HMI, Pihak kepolisan pun menyemprotkan hydran yang sudah dipersiapkan kearah kerumunan masa HMI tepat di bagian atas para demonstran.

Tindakan dari kepolisian tersebut megakibatkan marah nya para masa HMI, aksi dorong-dorongan dan baku hantam pun terjadi antara pihak Kepolisian degan masa HMI. Satu korban luka dari masa HMI dengan nama Chadra asal HMI Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengatakan bahwa ia dipukuli oleh beberapa Polisi yang mengejar dirinya sehingga mengakibatkan luka dibagian hidung serta bibir nya.

“Tentunya kita menyesal sekali dengan aparat Pemerintah. Tentu nya juga aparat Kepolisian yang turut justru bukan nya mengamankan kita malah memberikan pukulan-pukulan kepada kita ataupun batasan-batasan kepada kita untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi kepada Pemerintahan Indonesia ini” Ucap Aulia Rahman Siregar Ketua Bidang Sosial Politik HMI BADKO Jabodetabeka-Banten saat diwawancarai KataMedia.co .

HMI pun berencana melakukan aksi susulan atas tindakan reprensif dari pihak Kepolisian kepada masa HMI, Mereka akan melakukan kordinasi untuk melakukan aksi lanjutan yang ditujukan untuk menuntut Kapolsek Gambir ataupun kepada Kapolda DKI Jakarta atas tindakan pemukulan tersebut. (Ariya)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.