Menegangkan, Bocah Pemburu Ular Berusaha Lepaskan Diri dari Lilitan Ular Piton

Menegangkan, Bocah Pemburu Ular Berusaha Lepaskan Diri dari Lilitan Ular Piton

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Baru-baru ini media sosial diramaikan oleh sebuah video yang menampilkan bocah laki-laki berusaha melepaskan lilitan ular piton di tubuhnya. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook @amazingonglob

Video tersebut diambil di Kamboja dan berdurasi 9 menit 46 detik.

Pengunggah video menuliskan judul ‘The life of two Asian kids catching snakes to sell earn money to support their family’ (Kehidupan dua anak Asia menangkap ular untuk dijual agar mendapatkan uang untuk membantu keluarga mereka). Video ini menggambarkan seorang anak laki-laki dan perempuan kompak menangkap ular.

Dikatakan dua bocah tersebut menangkap ular untuk dijual dan uangnya digunakan untuk menyambung hidup keluarganya.

Banyak warganet yang mengaku merasa terharu atas perjuangan hidup bocah-bocah tersebut.

Sebagian lainnya mengaku terkejut akan adanya anak-anak yang harus bekerja dan mengancam nyawa untuk menyambung hidup.

Para penonton video langsung memberikan komentar untuk video tersebut. Ada yang memberi komentar positif dan ada yang negatif.

“Anak-anak ini berani. Kemiskinan bisa melakukan hal yang mustahil. Orang-orang, mari kita belajar menghargai apa yang kita miliki dan berterima kasih ke Tuhan untuk itu. Ular itu bisa memakan anak kecil itu,” kata seorang pengguna Facebook.

“Ya ampun tak kenal takut dan mereka benar-benar memiliki kemampuan. Pemburu ular! Dan Orang-orang yang terus mengatakan mereka harus pergi ke sekolah dan bla bla hentikan! Kau tak tahu apa-apa. Jika mereka punya pilihan yang lebih baik tidak ada orang tua yang akan membiarkan ini,” kata pengguna Facebook lainnya.

“Ini adalah gambaran hidup nyata anak-anak di pinggiran Kamboja. Terkadang mereka harus menangkap ular untuk dimakan atau dijual untuk mendapatkan uang,” ucap warganet bernama Mok Bunthon, yang mengaku orang Kamboja asli. (ALDI)

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.