Aksi Solidaritas HMI Terhadap Kebebasan Palestina

Aksi Solidaritas HMI Terhadap Kebebasan Palestina

0
BERBAGI
Bentrokran yang terjadi antara masa HMI dan pihak Kepolisian yang menjada jalan nya demo didepan gerbang gedung Kementerian Luar Negeri. Photo by : KataMedia.co

KataMedia.co – Aksi solidaritas atas kebebasan Negara Palestina di serukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) BADKO Jabotetabeka-Banten. Aksi tersebut di lakukan di  beberapa tempat, yakni Kementerian Luar Negeri (KEMENLU), Kedutaan Besar Amerika Serikat (KEDUBES AS) dan terakhir ditutup di depan Istana Negara, pada Selasa( 1/8/2017).  Aulia Rahman Siregar Ketua Bidang Sosial Politik HMI BADKO Jabodetabeka-Banten mengatakan “yang disuarakan hari ini adalah dukungan  untuk Pemerintahan Negara Indonesia agar segera memberikan sikap tegas kepada tindakan yang dilakukan Israel kepada Negara Palestina”.

Penyampaian aspirasi atau sikap HMI BADKO Jabodetabeka-Banten di awali didepan gerbang gedung Kementerian Luar Negeri yang berjalan dengan lancar, namun sampai pada aksi pembakaran bendera Israel oleh masa HMI BADKO Jabotetabeka-Banten. Bentrok pun sempat terjadi antara masa HMI dan juga pihak Kepolisian yang mengawal aksi tersebut.  Bentrokan terjadi ketika pihak kepolisian ingin memadamkan api menggunakan Hydran yang membakar bendera Israel.

Masa yang di kerahkan oleh HMI BADKO Jabodetabeka-Banten sejumlah 150 orang peserta aksi sesuai dengan penuturan Aulia Rahman Siregar ketika diwawancarai oleh wartawan KataMedia.co . Adapun pernyataan sikap yang ingin disampaikan oleh HMI BADKO Jabodetabeka-Banten pada aksi tersebut, yaitu Meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan Bilateral dengan Negara-negara sekutu Israel, Meminta kepada Negara anggota PBB agar mengecam dan mengutuk serangan senjata oleh Israel dan menghentikan Agresi Militer Israel terhadap masyarakat Palestina, Meminta kepada PBB agar mengeluarkan Negara Israel dari keanggotaan PBB, dan Mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia memboikot produk Israel.

Aksi yang diawali di depan gedung KEMENLU tersebut mendapatkan respon baik dari pihak Kementerian Luar Negeri. Pihak KEMENLU mengizinkan beberapa masa aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka di dalam gedung Kementerian Luar Negeri. “iya sudah diterima, temen-temen juga lagi didalem audiensi. Ada sekitar enam orang.” Ucap Aulia Rahman Siregar.

Ia pun berharap agar aspirasi mereka dan hasil kesimpulan kajian yang mereka lakukan dapat diterima KEMENLU dan juga adanya tindakan lanjutan. Mereka pun akan terus mengikuti perkembangan hasil dari apa yang sudah di diskusi kan oleh pihak Kementerian Luar Negeri. (Ariya)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.