Smartphone Mulai Coba Teknologi 5G

Smartphone Mulai Coba Teknologi 5G

0
BERBAGI
Pict by: kapalomen

KATAMEDIA.CO – Akses jaringan mobile mengubah industri telekomunikasi, yang memungkinkan semua terkoneksi kapan saja dan dimana saja. Di masa yang akan datang, akses nirkabel pada akhirnya akan digunakan.

Teknologi 5G dapat mempercepat kehidupan digital di masa depan. Teknologi jaringan tersebut memungkinkan semuanya terhubung dalam satu mobile dan semua hal dapat dioperasikan melalui perangkat mobile.

Permohonan pengujian teknologi 5G yang akan dimulai Apple telah disetujui oleh Federal communications commission (FCC).

Namun, Apple menargetkan broadband gelombang milimeter pada frekuensi yang lebih tinggi dan pita panjang gelombang yang lebih kecil dibandingkan spektrum T-mobile dan spirint yang saat ini memfokuskan jaringan mereka.

Dikutip dari laman engadget, Jumat (28/7/2017), Apple dan perusahaan lain telah memperoleh banyak spektrum belombanh milimeter mereka sendiri.

Kemungkinan transmisi data lebih besar pada kecepatan pengiriman lebih cepat yang terdapat pada teknologi gelombang milimeter ini cukup besar. Namun, jenis sinyal ini tidak bisa benar-benar melewati benda dengan baik, sehingga diperlukan pengelihatan langsung.

Bukan hanya itu, salah satu janji terbesar teknologi gelombang 5G atau milimeter adalah jangkauan luas yang berada di seluruh wilayah sehingga memingkinkan perangkat mengakses lebih banyak bandwidth.

Disaat Apple baru saja memulai bidang ini, Facebook, Google, Samsung dan Starry telah mengerjakannya terlebih dahulu. Permohonan Apple tidak memberikan rincian tentang bagaimana layanan 5G akan bekerja dalam praktiknya.

Pihak Apple telah diberikan akses untuk pengujia  teknologinya di dua lokasi dekat kantornya di California sampai Agustus2018. Beberapa waktu lalu, kabar soal Apple yang ingin menguji teknologi 5G ini sudah terdengar.

Disisi lain, AT&T, Verizon dan T-Mobile telah mengumumkan rencana untuk mulai menguji versi 4G LTE yang lebih cepat. Kemudian dari segi chip, Samsung, Qualcomm dan Intel telah mengumumkan perangkat keras baru untuk mendukung kecepatan 5G.

Selain itu, teknologi 5G juga bisa dimanfaatkan untuk implementasi mobil pintar. Baru-baru ini, perusahaan teknologi jaringan dan produsen ponsel, Huawei menyelenggarakan demonstrasi pengendalian kendaraan dari jarak jauh yang berbasis 5G pertama di dunia bersama dengan China Mobile dan SAIC Motor di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Shanghai, Tiongkok. Dalam demonstrasi ini, Huawei menyediakan solusi 5G nirkabel yang menghubungkan iGS, mobil pintar milik SAIC Motor dengan koneksi milik China Mobile.

Dalam proses demonstrasi, sinyal kontrol untuk roda kemudi, gas, dan rem dikirimkan melalui jaringan 5G, dengan pengemudi yang berada di jarak lebih dari 30 kilometer dari kendaraan. Demonstrasi ini membuktikan potensi pita lebar (bandwidth) yang tinggi, dan potensi latensi yang rendah di frekuensi C-band, yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan kendaraan pintar terhubung di masa depan.

Remote driving memiliki keunggulan, terutama untuk lingkungan yang berbahaya seperti lokasi penambangan dan tempat pembuangan limbah. Selain itu, remote driving juga dapat dimanfaatkan dalam keadaan darurat, seperti misi penyelamatan manusia pada saat terjadi bencana.

Meskipun 5G masih dalam tahap standardisasi, beberapa jaringan pre-commercial akan muncul di secara global paling cepat di 2018. “Sementara untuk Indonesia, perkembangan jaringan ini sudah baik, namun Indonesia dapat mengadopsi teknologi 5G pada beberapa komponen teknologi LTE yang tersedia. Hal ini dapat membuat jaringan lebih siap satu langkah untuk mengadopsi evolusi 5G selanjutnya di masa depan. Pengimplementasian jaringan ini dapat meningkatkan kualitas jaringan dan menawarkan efisiensi tinggi dengan menggunakan sumber daya yang sudah ada,” ujar Mohamad Rosidi, Direktur Strategi dan Marketing TIK, Huawei Indonesia. (RANGGA)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.