42.000 Warga Tewas Akibat Badai Api Inggris

42.000 Warga Tewas Akibat Badai Api Inggris

0
BERBAGI
Suasana setelah pemboman Inggris di kota Hamburg Jerman Utara. Photo by : hamburg.de

KataMedia.co – Sudah 74 tahun silam, serangan bom Inggris yang menewaskan 42.000 warga sipil Jerman. Pemboman tersebut terjadi pada 28 Juli 1943 di kota Hamburg, peristiwa tersebut adalah tragedi terburuk yang pernah Jerman alami. Peritiwa dimulai ketika Inggris melakukan operasi Gomorrah pada 24 Juli 1943, dimana saat itu Inggris memborbardir dari atas langit kota Hamburg – Jerman Utara.

Dilansir dari History,  bahwa ribuan ton bom membakar bangunan-bangunan dan juga menewaskan puluhan ribu nyawa di kota tersebut. Kehancuran yang belum pernah di alami oleh Jerman selama  tiga tahun. Serangan bom terjadi pada 28 Juli, hanya kurun waktu 43 menit saja 2.326 ton bom dijatuhkan. Akibat dari bom-bom tersebut, menciptakan badai api yang melanda di kota tersebut.

Karena rendahnya kelembapan udara saat itu, serta kekurangan sumber daya lainnya untuk memadamkan kobaran api yang di akibatkan oleh serangan-serangan bom dari pihak Inggris. Selain faktor tersebut, faktor alam dimana saat itu kondisi angin sangat kencang. Sehingga dampak yang terjadi adalah memperluasnya kobaran api hingga seluas 20 kilometer persegi.

Dibalik serangan bom tersebut, ternyata ini salah satu upaya balas dendam Inggris atas pemboman Luftwaffe di kota Coventry,  Midlands Inggris. Dimana 503 ton bahan peledak, 56 ton pembakar dan 127 tambang parasut selama durasi 10 jam membunuh 538 penduduk Inggris serta 863 korban luka serta menghancurkan Katedral bersejarah.

Miris nya dari peristiwa badai api tersebut, terkesan salah sasaran. Dimana alat persenjataan perang milik Hitler tidak mengalami kerusakan yang fatal atau serius, berbanding terbalik dengan  tewas nya  puluhan ribu warga sipil Jerman yang tidak bersalah yang tidak lebih banyak dari pada Perwira Militer Jerman. Maka, karena masih banyak nya peralatan perang miliki Hitler, Produksi senjata Nazi kembali beroprasi dalam hitungan minggu saja setelah peristiwa tersebut. (Ariya)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.