Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2017

Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2017

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO –  Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) digelar hari ini, minggu 23 Juli 2017 di Pekanbaru, Riau.

Pemilihan lokasi ini disebut terkait dengan kasus kekerasan terhadap anak yang masih tinggi di wilayah Sumatera.

“Masih banyak terjadi kekerasan terhadap anak di Sumatera ini dan Riau. Baik kekerasan fisik, kekerasan psikis juga kekerasan seksual,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam pertemuan Forum Anak Nasional di Hotel Labersa, Kampar, Riau, Sabtu (22/7/2017).

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini menjadi sangat penting guna membangkitkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya untuk menghargai dan menjamin terpenuhinya hak-hak anak.

Peringatan ini akan digelar dengan mengusung tema Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga, dengan pesan utama “Saya Anak Indonesia, Saya Gembira”.

Kegiatan yang akan diselenggarakan di Lapangan Gedung Daerah Provisi Riau ini akan dihadiri lebih dari 5.000 anak Indonesia yang sebagian di antaranya adalah anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Nasional (FAN) yang hadir mewakili 34 provinsi.

Agenda diawali dengan rangkaian kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) 2017 dan akan dihadiri oleh Presiden Republik  Indonesia.

Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di Lapangan Gedung Daerah Pauhjanggi Provinsi Riau sekitar pukul 08.00 WIB. Joko Widodo yang mengenakan jaket dan kaus Hari Anak Nasional 2017 warna merah putih.

Keduanya disambut atraksi dari polisi cilik dan sejumlah permainan tradisional oleh anak-anak Riau. Ada sekitar 3.000 anak Indonesia hadir dalam perayaan itu.

Sejumlah menteri Kabinet Kerja ikut  mendampingi Jokowi, seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Sekretariat Kabinet Pratikno.

Hadir pula Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman serta Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan istri.

Peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap  perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Upaya yang dilakukan dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang baik.

Beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini yang melibatkan anak-anak menjadi salah satu perhatian utama. Berbagai kasus yang melibatkan anak-anak di bawah umur seperti perkawinan anak yang menurut UNICEF (2016) terdapat 700 juta perempuan di dunia menikah ketika masih anak- anak.

Masalah kedua adalah ancaman rokok yang menurut Kemenkes (2016) terjadinya peningkatan perokok pemula usia 10-14 tahun sebesar 100 persen dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun, yaitu dari 8,9 persen pada 1995 menjadi 18 persen untuk 2013. Persoalan gizi anak-anak Indonesia, di mana sekitar 37 persen anak Indonesia menderita stunting dan terakhir maraknya kekerasan yang dialami oleh anak- anak, khususnya kekerasan seksual. (ALDI) 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.