KPK Tetapkan Anggota DPR Markus Nari Tersangka Baru Korupsi e-KTP

KPK Tetapkan Anggota DPR Markus Nari Tersangka Baru Korupsi e-KTP

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan politikus Golkar Markus Nari sebagai tersangka kasus pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik, atau e-KTP. Markus menjadi tersangka kelima kasus tersebut.

“Markus Nari diduga berperan dalam memuluskan penambahan anggaran e-KTP di DPR, sebagaimana terungkap di persidangan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Rabu (19/7)

Markus Nari diduga turut bersama-sama memperkaya sejumlah korporasi. Dalam pembahasan perpanjangan anggaran e-KTP sebesar Rp1,4 triliun, Markus diduga meminta jatah sebanyak Rp5 miliar. Febri juga menyebut uang yang masuk ke kantong Markus mencapai sekitar Rp4 miliar. KPK masih mendalami indikasi pihak lain yang diduga menerima aliran dana.

Markus disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

 

Sebelumnya, Markus dijerat KPK sebagai tersangka perintangan penyidikan dalam dua proses penanganan perkara, yakni terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto, serta merintangi penyidikan perkara Miryam S Haryani, tersangka pemberi keterangan tidak benar dalam persidangan dugaan korupsi e-KTP.

Markus dijerat dengan Pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KPK sebelumnya menggeledah kediaman pribadi dan rumah dinas Markus Nari pada 10 Mei lalu. Tim KPK menyita sejumlah barang bukti, termasuk salinan berita acara pemeriksaan (BAP) Markus dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Dalam kasus tersebut, KPK sebelumnya menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka keempat. Novanto diduga mengkondisikan pengadaan barang dan jasa melalui tersangka lainnya, yaitu Andi Agustinus alias Andi Narogong. (FATRYCIA)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.