Antara Soekarno dan Cerutu Kuba

Antara Soekarno dan Cerutu Kuba

0
BERBAGI
Sumber Fot : siloka.com

KataMedia.co –  Setelah Fidel Castro dan Che Guevara berhasil dalam menurunkan pemerintahan Batista serta mampu mempimpin Kuba pada tahun 1959. Soekarno menjadi Presiden atau Pemimpin Negara pertama yang berkunjung ke Kuba setalah rezim Batista hancur, pada 1960 Bung Karno melakukan lawatan Kenegaraan  nya setelah terjadinya revolusi di Kuba. Namun dibalik lawatan nya tersebut, tersimpan cerita menarik perihal revolusi Kuba saat itu.

Bambang Widjanarko, ajudan Soekarno menuturkan dalam buku “Sewindu Dekat Bung Karno” , saat dalam perjalanan konvoi Soekarno ada tiga polisi Kuba yang memimpin rombongan tersebut. Namun dengan tiba-tiba, polisi yang memmimpin rombongan tersebut mendadak menghentikan laju motor nya dan menyuruh iring-iringan untuk berhenti. Dengan hal tersebut, sudah pasti semua rombongan tersebut merasa bingung kenapa iring-iringan ini berhenti di tempat yang tidak seharusnya.

Lalu dengan pertanyaan yang berada didalam benak para peserta konvoi, polisi yang memimpin jalannya iring-iringan tersebut mengeluarkan sebuah cerutu serta berjalan menghampiri supir dari kendaraan Soekarno untuk meminjam pematik api yang digunakan untuk menyalakan cerutunya tersebut. Setelah cerutu itu menyala, polisi tersebut memberi hormat kepada Soekarno, dan lekas kembali menuju motornya dan melanjutkan iring-iringan tersebut dengan sebatang cerutu di mulutnya. “Bung Karno tertawa berderai melihat itu. Rupanya dia cukup paham Kuba masih dalam revolusi,” ujar Bambang.

Soekarno merasa terkesan untuk lawatannya ke Kuba, ia merasakan bagaimana penyambutan yang istimewa. Berbanding terbalik saat ia melakukan kunjungan Kenegaraan ke Washington, Ia harus menunggu lama Presiden Eisenhower dan merasa tersinggu atas penyambutan yang membuat Soekarno menunggu. (Ariya Dharma)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.