Dukugan Pelaut Jerman untuk Angkatan Laut Indonesia

Dukugan Pelaut Jerman untuk Angkatan Laut Indonesia

0
BERBAGI

KataMedia.co – Awal 1964, Horst Henry Geerken wakil dari perusahaan telekomunikasi Jerman AEG-Telefunken. Beberapa kali melakukan diskusi tentang stasiun pemancaran gelombang pendek untuk Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) diskusi yang dilakukan dengan Laksamana R.E. Martadinata sebagai Panglima Angkatan Laut Indonesia. Mengingat Geerken dari Jerman. Martadinata memuji seorang pelaut Jerman Bagi ALRI, Kapten August Friendrich Hermann Rosenow. Dari hasil pujian tersebut, Geerken merasa penasaran dengan sosok Rosenow.

Saat acara jamuan makan malam yang diadakan di Kapal Hamburg American Line HAPAG yang sedang bersandar di Tanjung Priok Jakarta Utara. Greeken pun akhirnya dapat bertemu dengan  Rosenow di dalam acara tersebut yang memang dihadiri oleh perwakilan sejumlah perusahaan Jerma dan para Perwira dari Angkatan Laut Indonesia.

Geerken mencatat Rosenow lahir di pulau Laut Baltik pada 1892 di kota Usedom. Rosenow menjadi seorang perwira di kapal Hamburg American Line HAPAG. Pada tahun 1926 saat ia kembali ke tempat asalnya, Rosenow menemukan pendamping hidupnya yang kemudian menemaninya berlayar menuju Hindia Belanda. Ketika Perang Dunia I , Rosenow ditahan Belanda di kamp Belawan, Sumatra Utara. Setelah perang berakhir, Rosenow menjadi pegawai pemerintah Hindia Belanda dan mengambil kewarganegaraan Belanda dan ia bekerja sebagai Nahkoda di perairan Indonesia sampai Perang Dunia II.

Tahun 1940, agar ia terhindar masuk kamp interniran, Rosenow mengungsi ke Jepang yang saat itu menjadi sekutu Jerman. “ Dalam kurun waktu itulah dia sempat bertemu Sukarno dan memberi nasihat dan bantuan. Rosenow antara lain menganjurkan agar Sukarno mendirikan sebuah akademi militer”. Di kutip dari historia.id

Rosenow bergabung dengan pejuang kemerdekaan setelah Indonesia Merdeka dan juga bertugas untuk melatih kadet-kadet  di akademi militer. Rosenow pun menyarankan kepada Soekarno agar Indonesia mempunyai sebuah kapal latih yang diciptakan Jerman untuk melatih para kadet di akademi militer. Pada 1952, dia pergi menuju Jerman yang memiliki misi untuk menjajaki kerja sama dengan H.C. St lcken & Sohn. Ini adalah sebuah Galangan kapal yang di datangi Rosenow untuk membangun sebuah kapal bersama Kapten Oentoro Koemardjo, yang saat itu menjabat sebagai perwira muda ALRI yang kemudian menjadi menantunya.

Setelah kapal itu jadi, pelayaran ke Indonesia pada Juli 1953 dengan nahkoda Rosenow dan Kapten A.F. Hottendorf sebagai muamil Kapal itu dan sampai di pangkalan ALRI di Surabaya pada 1 Oktober 1953 dan diberi nama KRI Dewa Ruci yang disarankan oleh Oentoro Koesmardjo, menantu Rosenow. (Ariya Dharma)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.