SPBU Diduga Curang Di Bungur, Ini Tanggapan Pertamina.

SPBU Diduga Curang Di Bungur, Ini Tanggapan Pertamina.

0
BERBAGI

KATAMEDIA.CO – SPBU di Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi bahan perbincangan di media sosial saat ini. Ini terlihat dari salah satu akun Facebook seseorang bernama Beldy Risyan Hukom yang pengalamannya tak menyenangkan saat mengisi bensin di SPBU tersebut.

Beldy duga, SPBU tersebut ditambah curang dengan mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke motornya tidak sesuai dengan takaran yang ditetapkan. PT Pertamina pun angkat bicara mengenai hal ini.

Area Manager Communication & Relations JBB, PT Pertamins Yudy Nugraha mengatakan, tim Pertamina telah melakukan pengecekkan ke SPBU tersebut. Pengecekan mencakup takaran seluruh volume Nozzle, pengecekkan mesin dispenser, pemeriksaan CCTV SPBU saat kejadian, dan laporan arus minyak.

Dia menjelaskan, hasil pengecekkan takaran menunjukkan semua Nozzle di SPBU masih memenuhi standar toleransi Metrologi (0,5 persen) dan standar Pasti Pas (0,3 persen).

“Selain itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda modifikasi pada mesin dispenser. Dispenser tersebut, sebelumnya sudah di-Tera oleh Dinas Metrologi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil investigasi Pertamina di lapangan, dia juga ajak, pengisian BBM sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ditemukan adanya kecurangan oleh pihak SPBU.

“Dari seluruh produk pengendara motor yang melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut, hanya saudara Beldy yang melakukan komplain. Lepas, semua prosedur pengisian BBM sudah dilakukan sesuai standar yang sama untuk semua konsumen,” tambahnya.

Belajar dari kejadian ini, Pertamina mengimbau, ada hal dalam hal kepastian takaran, maka pengecekan yang dilakukan langsung dari dispenser ke bejana ukur yang sudah di Tera Metrologi, bukan dari tangki BBM motor.

“Ditunggu pemuatan BBM dengan disedot secara manual, masih diperlukan adanya BBM yang tertinggal di tangki yang tidak bisa disedot secara manual,” tegasnya. (Fatrycia)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.