Melalui Teleconference, Menteri Susi Pimpin Tenggelamkan 81 Kapal Pencuri Ikan

Melalui Teleconference, Menteri Susi Pimpin Tenggelamkan 81 Kapal Pencuri Ikan

0
SHARE

KataMedia.Co – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menenggelamkan kapal asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia. Kali ini dilakukan di perairan Ambon, Maluku. Susi Pudjiastuti, memimpin langsung penenggelaman 81 kapal ikan ilegal, yang merupakan barang bukti kegiatan illegal fishing di perairan Indonesia, dari Negeri Morela, Pulau Ambon, Maluku, Sabtu (1/4/2017).

Dari 81 kapal pencuri ikan yang ditenggelamkan, 46 kapal berbendera Vietnam, 18 berbendera Filipina, 11 kapal berbendera Malaysia, dan 6 kapal berbendera Indonesia. Para anak buah kapal pencuri itu berasal dari berbagai negara, seperti Myanmar, Thailand, Vietnam, Laos, Filipina, China, dan Indonesia.

Penenggelaman 81 kapal itu dilakukan serentak di sejumlah wilayah, antara lain Aceh 3 kapal, Pontianak 8 kapal, Bali 1 kapal, Sorong 1 kapal, Merauke 1 kapal, Belawan 7 kapal, Tarempa 10 kapal, Natuna 29 kapal, Tarakan 6 kapal, Bitung 9 kapal, Ternate 4 kapal, dan Ambon 2 kapal. Susi, yang berada di Ambon, memberi aba-aba kepada petugas satgas yang berada di Belawan, Tarempa, Natuna, Tarakan, Bitung, dan Ternate untuk melakukan penenggelaman bersama-sama melalui teleconference.

Penegakkan hukum yang dilakukan Menteri Susi selama ini, seperti menenggelamkan kapal, dapat menjadi catatan sejarah di dunia perikanan Indonesia dan dapat dijadikan motivasi bagi seluruh lapisan masyarakat. “Supaya nanti masyarakat bisa tahu, ada ribuan kapal asing bebas datang mencuri ikan. Dan mereka pun tahu, Indonesia bisa mengatasi kejahatan tersebut” Ujar Susi, dikutip dari okezone.com

“Kita tentu telah beri notice kepada negara-negara yg kapalnya mencuri ikan kami ini. Kita perlihatkan bahwa kami serius. Kita tenggelamkan agar mereka jera dan tak mencuri ikan kami lagi,” Tutupnya.

Sebagai informasi, jumlah kapal pelaku illegal fishing yg sudah ditenggelamkan sejak Oktober 2014 dulu sampai dengan 1 April 2017 adalah 317 kapal, dengan rincian Vietnam 142 kapal, Filipina 76 kapal, Thailand 21 kapal, Malaysia 49 kapal, Indonesia 21 kapal, Papua Nugini 2 kapal, China 1 kapal, Belize 1 kapal dan tanpa negara 4 kapal. (ALDI)

LEAVE A REPLY