730 Penjahat Narkoba Tewas Ditangan Duterte

730 Penjahat Narkoba Tewas Ditangan Duterte

0
SHARE

Sejak dilantik menjadi presiden pada 30 Juni 2016 lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte benar-benar menepati janjinya untuk membinasakan para penjahat narkoba. Seperti dilaporkan Reuters, Minggu 31 Juli 2016, yang mengutip keterangan otoritas polisi Filipina, sejak 1 Juli 2016, sudah 316 penjahat narkoba tewas. Duterte sendiri bangga dengan pencapaiannya itu karena selama masa kampanye pilpres Mei lalu, mantan Walikota Davao ini berjanji bahwa dirinya akan menewaskan 100.00 penjahat selama masa pemerintahannya.

Sementara itu aktivis HAM setempat menyebutkan, bahwa jumlah ini lebih kecil dari jumlah sebenarnya. Pegiat HAM sendiri memperkirakan jumlah penjahat narkoba yang telah ditembak mati selama sebulan pemerintahan Duterte mencapai dua kali lipat dari jumlah yang diumumkan polisi. Dalam sebulan pemerintahan Duterte telah menewaskan 732 orang yang terlibat dalam kejahatan narkoba. Ini artinya, setiap hari di Filipina sekira 25 warga Filipina tewas ditembak polisi akibat narkoba.

Dikutip laman South China Morning Post, Duterte saat itu mengatakan bahwa saking banyaknya penjahat yang tewas di era pemerintahannya dan jenazah mereka ini akan dilempar ke Teluk Manila, ikan-ikan di sana pun menjadi sangat gemuk.
“Ikan-ikan di Teluk Manila tumbuh gemuk karena mengkonsumsi banyak sekali jenazah penjahat narkoba yang dilempar ke sana,” ujarnya.

Aparat Kepolisian sendiri berani melakukan penembakan terhadap para penjahat narkoba tanpa menahan mereka terlebih dahulu untuk diadili, karena Duterte telah memberikan jaminan kepada seluruh aparat keamanan tak akan ada polisi yang didakwa karena melanggar HAM.

LEAVE A REPLY