7 Kuliner Wajib Coba di Bogor, Bakso Kikil Sampai Bir Kotjok

7 Kuliner Wajib Coba di Bogor, Bakso Kikil Sampai Bir Kotjok

0
SHARE
Bakso Kikil Pak Jaka di Jalan Suryakencana nomor 287, Bogor, Jawa Barat.

Akhir pekan ini, tak ada salahnya menyambangi Bogor untuk berwisata kuliner. Banyak makanan dan minuman khas bisa ditemui di banyak lokasi antara lain Jalan Suryakencana, Jalan Raya Bangbarung, Jalan Pandu Raya, juga kawasan Air Mancur yang merupakan pertemuan Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani.

Dihimpun KompasTravel, Sabtu (9/7/2016), berikut beberapa kuliner khas Kota Hujan yang bisa jadi referensi untuk akhir pekan ini.

Bakso Kikil Pak Jaka
Tak ada yang istimewa saat melihat gerobak bakso ini. Namun, Bakso Kikil Pak Jaka yang terletak di perempatan Gang Aut, Jalan Suryakencana No 287, ini tak pernah sepi pembeli.

Di bagian atas gerobak terdapat kotak berisi kikil dan potongan daging segar. Meski sederhana, citarasa bakso kikil tak bisa diragukan. Seporsi bakso urat lengkap dengan kikil dijamin bikin nagih.

Selain Bakso Kikil Pak Jaka, ada beberapa gerai bakso lainnya yang terkenal nikmat. Bakso PMI misalnya, terkenal dengan bakso rudal “raksasa” yang kaya akan daging. Gerai Bakso PMI terletak di Jalan Pandu Raya.

Lezatnya bakso PMI yang memiliki kulit bakso sangat tipis, sehingga gilingan kasar urat sapi sangat terlihat, ketika dibelah maupun belum.
Lezatnya bakso PMI yang memiliki kulit bakso sangat tipis, sehingga gilingan kasar urat sapi sangat terlihat, ketika dibelah maupun belum.

Ada pula Bakso Jaja, yang sudah buka sejak 1980. Di sini, bakso kuah dimakan bersama mie kering yang diracik dengan bumbu khusus. Gerai Bakso Jaja berlokasi di Jalan KH Soleh Iskandar, tempat di samping kiri Universitas Ibnu Kaldun.

Soto Mie Bogor
Jika ada jenis makanan yang paling identik dengan Bogor, bisa jadi adalah soto mie. Campuran mie kuning, bihun dan kroket ini disiram kuah bening lengkap dengan potongan tomat, lobak, dan kol. Tak lupa potongan kikil dan daging sapi yang membuat semangkuk soto mie menjadi sangat nikmat.

Soto Mie khas Bogor, dapat ditemui di banyak tempat di kota hujan. Cirikhasnya menggunakan kroket goreng yang kering, sehingga menghasilkan citarasa renyah ketika dimakan.
Soto Mie khas Bogor, dapat ditemui di banyak tempat di kota hujan. Cirikhasnya menggunakan kroket goreng yang kering, sehingga menghasilkan citarasa renyah ketika dimakan.

Salah satu gerai soto mie paling terkenal di Bogor adalah Soto Mie Abeh yang terletak di Ruko Perumahan Taman Yasmin, Sektor Satu, Kelurahan Cilandek Barat, Kecamatan Bogor Barat.

Ciri khas dari Soto Mie Abeh adalah kroketnya yang garing dan besar, serta kuah kaldunya yang sangat segar. Soto Mie Abeh bahkan punya lebih dari enam cabang yang tersebar di Bogor dan Cibubur.

Soto Kuning Bogor
Selain soto mie, Bogor juga terkenal punya soto kuning yang maknyus. Kuah kuning yang kaya rempah menjadi andalan soto tersebut, dibuat dari olahan santan yang dicampur aneka rempah termasuk kunyit.

Soto kuning Pak Yusuf, salah satu soto yang paling dicari di kota Hujan. Kuah santannya yang kental dengan rampah, menjadi idaman para pelanggannya.
Soto kuning Pak Yusuf, salah satu soto yang paling dicari di kota Hujan. Kuah santannya yang kental dengan rampah, menjadi idaman para pelanggannya.

Isiannya beragam mulai dari empal, otak, limpa, paru, daging, babat, kikil, hingga lidah. Warga Bogor biasa menyantapnya dengan perkedel hangat dan emping nan renyah.

Salah satu gerai paling terkenal adalah Soto Kuning Pak Yusup. Terletak di Gang Aut, Jalan Suryakencana No 287, Bogor Tengah, gerai soto kuning ini pasti selalu ramai pembeli.

Daging yang empuk, kikil dan lidah yang kenyal, serta kuahnya yang nikmat menjadi andalan Soto Kuning Pak Yusup. Seporsi soto kuning hanya dibanderol Rp 10.000!

Lumpia Basah
Bogor adalah kota asal lumpia basah. Salah satu pelopornya adalah nenek dari Ernes, seorang pedagang lumpia basah yang sudah berjualan sejak 1972.

Kuliner yang satu ini mulai dijual sekitar tahun 1970an di kawasan pecinan Semarang. Salah satu pelopornya ialah nenek dari Ernes, seorang pedagang Lumpia Bogor yang sudah generasi ketiga sejak 1972.
Kuliner yang satu ini mulai dijual sekitar tahun 1970an di kawasan pecinan Semarang. Salah satu pelopornya ialah nenek dari Ernes, seorang pedagang Lumpia Bogor yang sudah generasi ketiga sejak 1972.

Lumpia basah dengan lumpia semarang yang berisikan rebung, telur, dan cacahan udang. Lumpia khas Bogor menggunakan cacahan bengkuang, tauge, tahu, ebi giling, juga telur. Lumpia pun tidak digulung dan digoreng, melainkan disajikan di atas adonan “kulit” berupa crepe tipis.

Sejak tahun 1980-an, gerobak hijau milik Ernes menetap di depan Ngo Hiang, Jalan Suryakencana No 307. Ernes berjualan mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

Laksa Bogor
Laksa memang identik dengan Singapura. Namun di Bogor, Anda juga bisa menemui laksa yang khas dan kaya rempah.

Proses pembuatannya yang masih tradisional merupakan cirikhas Laksa Bogor yang satu ini. Menggunakan rempah-rempah hasil resep turun temurun, laksa ini juga masih memanaskan kuahnya menggunakan api dari arang kayu.
Proses pembuatannya yang masih tradisional merupakan cirikhas Laksa Bogor yang satu ini. Menggunakan rempah-rempah hasil resep turun temurun, laksa ini juga masih memanaskan kuahnya menggunakan api dari arang kayu.

Arahkan kendaraan Anda ke Gang Aut, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah. Di sana terdapat Laksa Gang Aut Mang Wahyu yang dikelola oleh generasi ketiga pemiliknya.

Kuah laksa di kedai ini menggunakan 13 jenis rempah yang berbeda antara lain salam, serai, dan lada. Manis bercampur gurih jadi satu saat menyeruput kuah kuningnya. Kemangi dan serundeng menciptakan citarasa yang khas.

Es Pala
Ingin mendinginkan tenggorokan dari cuaca Bogor yang panas? Es Pala bisa jadi pilihan. Minuman ini sudah dikenal sejak 1950-an. Adalah Ata, seorang pria 50-an tahun yang meneruskan resep Es Pala Pak Ujang yang terkenal nikmat.

Es pala di Gang Aut, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Es pala di Gang Aut, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Tenda sederhana Es Pala Pak Ujang terletak di perempatan masuk Gang Aut, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah. Satu gelas Es Pala hanya dibanderol Rp 5.000!

Bir Kotjok
Layaknya Bir Pletok, “bir” yang satu ini tidak menggunakan alkohol. Justru Bir Kotjok memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan.

Bir Kotjok, salah satu minuman tradisional khas Bogor yang kini sulit dijumpai.
Bir Kotjok, salah satu minuman tradisional khas Bogor yang kini sulit dijumpai.

Salah satu penjual Bir Kotjok terletak di perempatan Gang Aut, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah. Salah satu penjualnya adalah Eman, yang mewarisi resep Bir Kotjok dari kakeknya.

Resep andalannya terdiri dari jahe merah, kayu manis, cengkeh, gula pasir, dan gula aren. Jahe merah digunakan karena rasanya lebih pedas, sekaligus baik untuk kesehatan. Jahe merah bagus untuk menjaga sirkulasi darah.

LEAVE A REPLY